Home & HouseTips

Fungsi dan Jenis Sambungan Baja Pada Konstruksi

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh – Seorang teknik sipil itu harus bisa melakukan perencanaan terhadap suatu struktur bangunan, akan tetapi sudah tahu belum bahwa struktur bangunan itu tidak cuman dari beton bertulang, akan tetapi ada yang dari baja?

Sambungan Baja

Konstruksi bangunan baja tersusun atas batang batang baja yang digabungkan agar membentuk suatu kesatuan bentuk struktur konstruksi dengan berbagai macam teknik sambungan. Nah kali ini mimin bakal menjelaskan apa saja sih jenis dan mengenalkan tentang Sambungan Baja, lets go.

Baca Juga : Metode Curing Beton

Fungsi Sambungan Baja

Sambungan Baja

Sudah tahu belum fungsi dan tujuan dari sambungan baja? Simak dibawah yaa

  • Menggabungkan beberapa batang baja agar membentuk satu kesatuan konstruksi sesuai kebutuhan.
  • Mendapatkan ukuran baja yang sesuai kebutuhan (tebal, panjang, lebar, dsb).
  • Memudahkan instalasi konstruksi baja di lapangan.
  • Memudahkan penggantian bila suatu bagian / batang konstruksi ada yang mengalami kerusakan.
  • Memberikan kemungkinan adanya bagian / batang konstruksi yang mengalami muai susut baja.

Baca Juga : Tabel, Kelas, dan Klasifikasi Ragam Mutu Beton

1. Paku Keling

Paku keling merupakan alat sambung konstruksi baja yang terbuat dari batang baja berpenampang bulan denan detail sebagai berikut.

Sambungan Baja

D = diamter paku keling (mm)

S = jumlah tebal baja yang disambung

Baca Juga : Jenis Jenis Tumpuan Struktur Bangunan

2. Baut

Sambungan Baja

Baut merupakan sambungan baja dengan batang bulat dan berulir, salah satu ujungnya dibentuk kepala baut (umumnya berbentuk segi enam) dan ujng lainnya dipasang mur / pengunci.

Baca Juga :  Cara Menghitung Volume Sloof dan RAB

3. Las

Sambungan Baja

Las dilakukan dengan cara memanskan baja hingga mencapai suhu leleh dengan atau tanpa bahan pengisi, sehingga akan menyatu dengna baik setelah suhu turun. Adapun teknik pengelasan baja bangunan dibedakan menjadi dua cara yaitu :

  • Las Karbid (las otogen), yang dilakukan menggunakan bahan pembakar dari gas oksigen dan asetilena dan hanya boleh digunakan untuk pekerjaan pekerjaan ringan (seperti pagar besi, teralis, dsb)
  • Las Listrik (las lumer, yang dilakukan menggunakan energi listrik dan boleh digunakan pada konstruksi baja yang bersifat strukturil (memikul beban konstruksi)

Baca Juga : Komponen Struktur Jembatan Terlengkap

Nahh itu hal hal yang Wajib Tahu! Fungsi dan Jenis Sambungan Baja Pada Konstruksi ini. Yapp dalam hal perencanaan pembangunan hal ini sangat riskan ya sobat, jika sambungannya salah maka akan mengakibatkan sambungan baja melengkung akhirnya roboh. Semoga artikel yang ihategreenjello bagikan ini bermanfaat untuk kalian semua. Terimakasih. Wa ‘alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button