Tips

Grafik dan Konsep Tegangan Leleh (Yield Stress)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh – Apakah temen temen ihategreenjello sudah Mengenal konsep tegangan leleh atau biasa disebut yield stress?. Tegangan leleh (yield stress) yang menandai perubahan sifat material dari elastis menjadi plastis, merupakan tegangan minimum yang dapat menyebabkan deformasi permanen pada material.

Grafik dan Konsep Tegangan Leleh (Yield Stress)

Tegangan dasar merupakan tegangan leleh yang dibagi dengan faktor keamanan.hal ini dharapkan tegangan yang terjadi pada struktur tidak akan melampaui tegangan batas elastis,sehingga batang struktur selalu kembali ke bentuk semula pada saat tidak ada pembebanan.

Baca Juga :  Jenis Jenis Rumput Taman Kekinian Dan Mudah Dirawat.

Apa itu Tegangan Leleh atau Yield Stress ?

Grafik dan Konsep Tegangan Leleh (Yield Stress)

Tegangan leleh (yield stress) merupakan nilai tegangan yang ketika terlampaui, maka material akan meregang dengan sangat cepat meskipun perubahan tegangannya tidak terlalu besar. Setelah melampaui yield stress, material akan meregang dengan kecepatan yang jauh lebih cepat dari sebelumnya, sehingga nyaris ‘tanpa perlawanan’, sebelum akhirnya putus pada suatu titik yang disebut ‘tegangan ultimit’.

Artinya, setelah nilai tegangan leleh terlempaui, material akan meregang dengan cepat meskipun perubahan tegangan yang diberikan tidak terlalu besar. Untuk grafiknya bisa langsung dilihat dibawah ya sobat ihategreenjello.

Grafik dan Konsep Tegangan Leleh (Yield Stress)

Baca Juga :  Metode Shotcrete (Beton Tembak) Pada Konstruksi Terlengkap

Contoh Tegangan Leleh (Yield Stress)

Grafik dan Konsep Tegangan Leleh (Yield Stress)

  • Misalnya, sebuah baja memiliki nilai tegangan leleh sebesar 210 Mpa. Baja tersebut diberikan tegangan 210 Mpa dan regangan yang ditimbulkan sebesar 2 cm.
  • Namun, ketika tegangan ditingkatkan menjadi 215 Mpa, maka regangan yang ditimbulkan dapat mencapai 10cm.
  • Besarnya regangan yang ditimbulkan tergantung nilai modulus young material tersebut.

Baca Juga :  Inilah Beberapa Keuntungan Menggunakan Bio Septic Tank

Faktor Yang Mempengaruhi Kuat Leleh

Grafik dan Konsep Tegangan Leleh (Yield Stress)

Umumnya, kuat leleh ditentukan oleh material penyusun material itu sendiri yang nantinya akan menentukan mutu material tersebut. Tegangan leleh juga akan relatif menurun apabila material menerima panas yang sangat tinggi.

Baca Juga :  Rumus Bilangan Reynolds dan Jenis Aliran Fluida

Gimana nih sudah pada paham belum tentang Konsep Tegangan Leleh (Yield Stress) Dan Penerapannya? Memang tidak mudah untuk mempelajari hal ini, tapi ketika kita giat dan terus berlatih maka pasti sobat sobat bakalan bisa mempelajari ini deh. Semoga artikel yang ihategreenjello bagikan ini bermanfaat untuk kalian semua. Terimakasih. Wa ‘alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button